Page

Friday, January 28, 2011

Protes Ala Lelaki Tua

Ini benar2 terjadi. Pada awalnya aku tak mengerti apa yg orang2 di sekitarku bicarakan. Mereka tertawa2 sambil bergumam tak jelas. Aku penasaran!

Saat itu usai solat isha di merjid Al-Ikhlas Toaya Kec. Sindue. Kami sedang menunggu solat Taraweh, tp seblumnya seorang penceramah dari partai tertentu yg jg anggota Dewan akan berceramah.

Mereka, orang2 di sekitarku masih saja tertawa2. Aku makin penasaran saat seseorang mengatakan, "tunggu saja pasti ada intrupsi". Intrupsi apa?

5 menit berlalu, sang pecerama terlihat asyik. Aku hanya dapat menangkap satu-satu kata yg diucapkanya. Suaranya jadi tak jelas di sisi utara dari banguanan mesjid yg lumayan besar itu.

Sudah 10 menit lebih. Semua orang terlihat tenang. Mungkin mereka khusyu mendngarkan. Bahkan ada yg memejamkan mata. Tapi ada juga yg berkata, "sepertinya lama penceramah ini..."

Selanjutnya aku tak tahu sudah berapa lama pencerama berdiri di depan, yg pasti sudh cukup lama! Banyak dari barisan ibu2, telh ketiduran. Beberapa orang kemudian menyeletuk, "ah... Lama betul ini penceramah" saling sahut2an. Nadanya profokasi. Kemudian seseorang berkata "saatnya". Tak lama kemudian, seorang lelaki tua yg duduk di hadapanku berdiri dari posisi bersilanya. Mengangkat sarungnya yg melorot, seraya maju mendekati sang penceramah. Dengan lantang dia berkata,
"INTRUPSI, KITA DATANG BUKAN HANYA UNTUK DENGAR CERAMAH. TAPI MAU SOLAT TARAWEH", setelah itu dia kembali duduk sambil marah2. Semua tertawa tertahan, mereka menunduk, bahu mereka yg naik turun.

Bentuk protes ala lelaki tua. Untuk mengingakan bahwa si pencerama sudah telalu lama. Merupakan perwakilan dari aspirasi hampir seluruh jema'ah mesjid. Apakah ini salah?

Seorang penceramah, yg dalam ilmu komunikasi adalah komunikator, harusnya sadar akan audiencenya. Komunikator harus mampu membaca bahasa non verbal dari audiencenya. Mata terpejam tersuntuk2 kantuk, muka masam, muka datar, muka bengong, muka tak tau kemana arahnya alias tidak fokus, tandanya orang itu jenuh. Apa yg disampaikan tak akan efektif. Sehingga segera akhiri pembicaraan. Kalau tidak mengerti, akan pendapatkan protes dari lelaki tua!

No comments:

Post a Comment