Page

Thursday, July 10, 2014

#TvoneMemangBeda: Trending Topic Worldwide!

Sumber klik sini
Pilpres baru saja usai, masing-masing calon mengklaim kemenangan mereka melalui hitung cepat (quick count) lembaga survai. Pasangan Jokowi-JK melalui sepuluh lembaga survai diantaranya suravi yang dilaksanakan RRI dan TVRI, Kompas, LSI, dll sudah dinyatakan unggul dibandingan pasangan Probowo-Hatta. Namun di televisi lain seperti TVone, RCTI, GlobalTV, dan MNCTv menyatakan bahwa pasangan nomor urut satu inilah yang unggul.

Lalu kemudian masyarakat mulai sanksi dengan hasil survai yang ditawarkan oleh televisi swasta. Dan mungkin dalam kasus ini baiknya menengok televisi publik seperti TVRI. Namun kenyataannya juga tidak ada yang mau melihat hasil hitung cepat yang ada di televisi milik kita bersama itu.

Wednesday, July 9, 2014

Rakita Bandung, Radio Komunitas Yang Ketje!

Perjalanan ke Bandung kali ini bukan untuk traveling (walupun tetap menjurus kesana, hahaha), tapi untuk melakukan penelitian mengenai transformasi penyiaran publik dan komunitas dalam era digitalisasi penyiaran. Waktu itu saya bersama mahasiswa pasca Ilmu Komunikasi dan dosen UGM yang menjadi ketua penelitian ini, Hermin Indah Wahyuni, menuju Bandung pada pukul 10 dari Stasiun Tugu. Sampai disana tepat pukul 6 tanggal 23 Juni 2014. Merasa cukup beristirahat di kereta, pagi itu langsung kami putuskan berkunjung ke RRI dan TVRI Bandung. Tapi saya tidak akan bercerita mengenai hal itu, saya akan berbagi tentang Radio Komunitas Rakita Bandung atau @rakita1078fm yang Ketje banget, cuuyyy...!!!

Berfoto Bersama Mba Hermin di Radio Rakita Bandung, Narsis Time :D


Saturday, June 14, 2014

Catatan Kaki!

Dalam satu percakapan yang bebas, kita sering bercerita tentang hal apa saja. Kadang itu muncul dan menyambar-nyambar. Menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lain. Membawa kita dari dimensi satu kedimensi lain. Kemudian timbul pertanyaan, mengapa kata-kata itu begitu saja lepas dari bibir kita dengan tiba-tiba atau bahkan tidak disadari?

Banyak orang berkata dan kata-katanya itu baru disadarinya saat sudah berubah menjadi gema dalam pikirannya. Banyak orang-orang bijak mengatakan bahwa jagalah lisanmu. Peringatan yang patut kita renungkan. Sebab lisan yang terucap bukan hanya kata-kata yang tanpa makna, lebih dari sekedar rangkaian kata yang sampai ketelinga. Akan tetapi, kata-kata adalah pekiran, adalah suara hati, dan adalah berjuta pengertian yang bisa disalah artikan oleh orang lain.

Jika manusia itu ibarat karya ilmiah, mungkin kita bisa menggunakan catatan kaki dalam setiap percakapan. Saat kita membicarakan sesuatu hal kita tidak perlu mengucapkannya namun cukup lawan bicara kita melihat angka yang merujuk pada catatan kaki. Betapa manusia akan telepas dari kemubasiran kata-kata.

Saturday, March 1, 2014

I Want Be There, Malaysia!

Membaca postingan Mba Anazkia di Facebook tentang Sepetang Bersama Blogger 2014 (#SBB2014) yang diselenggarakan oleh denaihati membuat saya tertarik untuk dapat merasakan eforia dari event tersebut. Seperti judul tulisan dalam blog saya ini, saya benar-benar ingin ke Malaysia sejak lama, dan telah berencana akan ke negeri twin towers ini pada bulan Juli tahun ini. Alasan utama saya ialah karena saya memiliki kakak kandung yang semenjak saya masih duduk di bangku sekolah dasar (mungkin kelas 3 atau 4, saya lupa), telah merantau ke Malaysia dangan tujuan merubah nasib. Namun hingga saat ini belum memiliki kesempatan untuk bisa kembali berkumpul berama keluarga di Indonesia membahwa istri dan kedua anaknya yang warna malaysia. Untungnya tuhan masih bisa menjaga hubungan kami, lewat telephone dan facebook (ini memiliki cerita tersendiri yang akan saya tulis kelak diblog saya ini).


Friday, January 17, 2014

Mahasiswa Yah,, Tugas dan Tugas!!

Kembali memasuku dunia kampus tentu saja membuat hidup lebih bergairah. Sangat bersyukur karena tahun 2013 sesuai dengan rencana yaitu melanjutkan sekolah yang sudah saya rencanakan sejak 2010. Tuhan, Allah Swt, sangat murah kasih kepada saya, sehingga dengan jalur BPPDN Dikti saya bisa mengambil master Ilmu Komunikasi dan Media di UGM.

Sunday, November 10, 2013

Catatan Yasal: Rumah Manula di Lembah Palu!


Ini catatan saya mengeni Yayasan Al-Kautsar atau yang disingkat Yasal, merupakan yayasan yang didirikan pada tanggal 1 Januari 2003. Yayasan pada awalnya diperuntukan bagi kaum duafa (anak yatim piatu dan kurang mampu), kemudian di tahun 2006, dengan kerja keras akhirnya membuka dan menyediakan tempat tinggal bagi kaum manula. Yasal didirikan sesuai dengan tanggal lahir dari pendirinya yakni Sabrin O. Ladongi dan memiliki visi yakni menciptakan santri yang berkualitas dan mandiri, dan menjadikan lansia yang berguna di hari tua. Berguna dihari tua dalam arti, lansia lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan kegiatan-kegiatan seni dan budaya. Hal tersebut sesuai dengan salah satu misinya yaitu menciptakan lansia yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Yasal memiliki kaum manula yaitu sebanyak 10 orang. Para manula tersebut mendapatkan pelayanan yang sangat baik antara lain kesehatan, konsultasi, hiburan, tempat tidur yang nyaman, dan sebagainya. Sementara untuk manula yang non panti, terdiri dari kurang lebih 193 orang baik itu di kota maupun di kabupaten. Pelayanan yang diberikan terhadap lansia non panti ialah pemberian sembako, pembinaan agama,

Thursday, November 7, 2013

Berkenalan Dengan Luhmaan di Awal Semester!

Memasuki lingkungan baru yang terpenting yang harus dilakukan adalah beradaptasi. Setelah selesai kuliah pada tahun 2010 dan kemudian mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan S2 di tahun 2013 ini lewat jalur BPPDN Dikti, tentu saja saya harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan yang baru. Jelas pendidikan pada jenjang strata satu tidak sama dengan jenjang master, dan memang itu kenyataannya.
Satu hal yang membuat saya sedikit butuh pemahaman ekstra ialah saat membaca teori sistem yang dikemukakan seorang sosiolog German, Niklas Luhmann. Pada mata kuliah sistem dan aktor yang di bawakan oleh Mba Hermin (Salah satu dosen pada Pasca Ilmu Komunikasi UGM), Luhmann diperkenalkan. Luhmann salah satunya sosiolog yang menyatakan bahwa "Society is communication", sejauh ini sangat menyenagkan bagi yang belajar Ilmu